Berita dan Info terbaru seputar sepakbola

Berita dan Info Terpercaya seputar dunia bola.

Berita dan Info terbaru seputar sepakbola

Berita dan Info Terpercaya seputar dunia bola.

Berita dan Info terbaru seputar sepakbola

Berita dan Info Terpercaya seputar dunia bola.

Berita dan Info terbaru seputar sepakbola

Berita dan Info Terpercaya seputar dunia bola.

Berita dan Info terbaru seputar sepakbola

Berita dan Info Terpercaya seputar dunia bola.

Sunday, February 3, 2019

Cristiano Ronaldo Masih Kalah dari David Trezeguet


Cristiano Ronaldo, ternyata belum bisa menyaingi catatan gol David Trezeguet di Juventus. Dari 22 laga, Cristiano Ronaldo hanya mencetak 17 gol, sementara Trezeguet membuat 18 gol pada musim 2005-2006.

Ronaldo mencetak dua gol ketika Juventus menjamu Parma pada pekan ke-22, Minggu. Namun dua gol Ronaldo itu tak cukup untuk mengalahkan Parma. Laga berkesudahan imbang 3-3.

Juventus unggul lewat gol Ronaldo menit 36 dan Daniele Rugani menit 62. Parma sempat menipiskan selisih skor melalui sundulan Antonino Barilla di menit 64, tapi Ronaldo mencetak gol keduanya di menit 66. Keunggulan Juventus musnah oleh sepasang gol Gervinho di menit 74 dan 93.

Gol kontra Parma adalah gol ke-16 dan ke-17 Ronaldo di Serie A musim ini. Hanya Trezeguet yang torehan golnya lebih baik.

Ronaldo telah mencetak 17 gol untuk Juventus di Serie A 2018-2019. Dia mengukirnya dalam 22 penampilan. Sudah sekian lama sejak terakhir kali Juventus memiliki penyerang setajam ini.

Sebelum ini, pemain Juventus terakhir yang mencetak gol lebih banyak setelah pekan ke-22 Serie A adalah David Trezeguet. Eks striker Prancis itu melakukannya pada musim 2005-2006.

Musim itu, Trezeguet mencetak 18 gol sampai pekan ke-22. Dia akhirnya menutup musim dengan torehan 23 gol dalam 32 penampilan.

Ronaldo sudah mencetak 17 gol untuk Juventus di Serie A 2018-2019. Jika konsisten, Ronaldo berpeluang menutup musim dengan torehan gol lebih banyak.

Sumber: infobola816.blogspot.com

Bakayoko Bantah Punya Masalah dengan Gattuso di AC Milan

http://816agent.com/

Milan - Sebuah pengakuan diberikan Tiemoue Bakayoko mengenai Gennaro Gattuso. Gelandang AC Milan itu mengaku sangat menghormati Gattuso, meski keduanya dilaporkan tak memiliki hubungan baik.

Bakayoko sendiri baru saja pindah ke AC Milan pada musim panas kemarin. Ia dipinjam oleh Rossonerri dari Chelsea hingga akhir musim kemarin.

Namun beberapa media memberitakan bahwa hubungan Bakayoko dan Gattuso tidak berjalan dengan baik. Pasalnya sang pelatih beberapa kali mengkritik sang pemain secara terbuka di depan media karena sang gelandang gagal memenuhi ekspektasinya.

Bakayoko sendiri mengakui bahwa kritikan yang ia dapatkan itu normal karena ia masih butuh beradaptasi di AC Milan. "Terkadang awal dari petualangan anda di klub baru selalu berjalan sulit," buka Bakayoko kepada Corriere Dello Sports.

Bakayoko sadar bahwa kritikan Gattuso pada dirinya itu dikarenakan sang pelatih punya ekspektasi tertentu pada dirinya.

Namun ia menyebut bahwa ia butuh waktu agar bisa menjadi pemain yang sesuai dengan keinginan sang pelatih.

"Situasi seperti ini sudah terjadi pada diri saya di awal karier saya di Monaco dan Chelsea, dan itulah mengapa saya tidak terkejut situasi yang sama terulang kembali di AC Milan, karena saya butuh waktu untuk beradaptasi."

Hormat Penuh


Dalam kesempatan ini, Bakayoko juga menegaskan bahwa ia tidak bermasalah dengan kritikan yang dikeluarkan Gattuso pada dirinya, karena ia yakin kritik itu diberikan untuk kebaikan dirinya sendiri.

"Sejujurnya pelatih bukanlah pemain yang paling saya kagumi ketika ia masih bermain, namun saya sangat menghormati dia karena dia sudah pernah memenangkan Liga Champions, yang mana trofi itu adalah impian saya."

"Bagi saya dia adalah seorang bos dan pria yang baik, di mana ia banyak membantu saya. Di 2-3 bulan pertama ketika segalanya berjalan dengan kurang baik, kami bicara setiap hari. Namun sekarang kami tidak melakukan itu lagi karena kami sudah saling memahami satu sama lain hanya dengan sebuah tatapan sederhana." tandasnya.

Sejak tahun 2019 ini digelar, Bakayoko mendapatkan kepercayaan penuh dari Gattuso di mana ia tampil empat kali sebagai starter bagi Rossonerri di mana ia bermain penuh selama 90 menit di setiap laga.

Sumber: infobola816.blogspot.com

Saturday, February 2, 2019

Parma Gagalkan Target Juventus Menang di Kandang

http://816agent.com/

Juventus gagal mengamankan poin penuh setelah mengakhiri laga pekan ke-22 melawan Parma dengan skor 3-3. Dua gol Cristiano Ronaldo dapat diimbangi oleh Gervinho.
Juventus kesulitan untuk membuka pertahanan Parma pada awal-awal laga. Tim tamu bermain disiplin.

Namun, setelah melewati 30 menit, Juventus mulai mendapatkan ritme permainan. Pada menit ke-34, usaha Sami Khedira untuk mencetak gol digagalkan tiang gawang.

Pada menit ke-36, Juventus unggul berkat gol yang dicetak Cristiano Ronaldo. Pemain asal Portugal itu menerima umpan dari Blaise Matuidi.

Juventus sempat mendapat tendangan penalti pada pengujung babak pertama. Namun, wasit membatalkan keputusannya setelah melihat VAR.

Paruh pertama laga berakhir dengan keunggulan satu gol Juventus atas Parma.

Memasuki babak kedua, Juventus meningkatkan intensitas serangan ke lini pertahanan Parma. Juventus mencetak gol kedua pada menit ke-62 melalui usaha Daniele Rugani setelah meneruskan bola dari Ronaldo.

Dua menit berselang, Parma mengurangi defisit gol mereka. Antonio Barilla mencetak gol setelah mendapat umpan dari Juraj Kucka.

Pada menit ke-66, Juventus kembali jauh berkat gol Ronaldo. Pemain asal Portugal itu mencetak gol keduanya setelah menerima umpan dari Mario Mandzukic.

Parma belum menunjukkan tanda menyerah. Gervinho membuat kedudukan menjadi 2-3 pada menit ke-74 setelah menerima umpan dari Kucka.

Pada pengujung pertandingan, Gervinho mencetak gol keduanya dan membuat kedudukan menjadi 3-3. Gol tersebut sekaligus mengakhiri pertandingan dan Juventus harus menerima hasil imbang dengan Parma.

Bungkam Semen Padang, PS Tira Persikabo Lolos ke 16 Besar Piala Indonesia


PS Tira Persikabo lolos ke babak 16 besar Piala Indonesia 2018. Tira Persikabo mengunci tiket ke fase tersebut setelah meraih kemenangan agregat 4-1.
Pada leg pertama di Padang, Tira Persikabo menang 2-1. Sementara pada leg kedua yang digelar di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Sabtu (2/2/2019), anak asuh Rahmad Darmawan menang 2-0.

Duel kedua tim berjalan alot pada babak pertama. Tira Persikabo baru membobol gawang Semen Padang pada menit ke-52 melalui aksi striker anyar mereka, Loris Arnaud.

Sebelumnya, tim tuan rumah hampir saja mencetak gol, namun tendangan penalti Loris mampu diblok oleh Teja Paku Alam.

PS Tira Persikabo menggandakan keunggulan mereka pada menit ke-70. Kali ini giliran aksi dari Wawan Febrianto. Skor 2-0 bertahan hingga laga selesai.

Barcelona Gagal Menang di Camp Nou

http://816agent.com/

Barcelona mengakhiri laga La Liga pekan ke-22 melawan Valencia dengan skor 2-2. Lionel Messi dan rekan-rekannya sempat tertinggal dari Valencia sebelum menyamakan kedudukan.

Valencia melancarkan serangan sejak awal pertandingan. Daniel Parejo membuka peluang Valencia ketika laga baru berjalan tiga menit. Namun, usahanya dapat dipatahkan Marc-Andre ter Stegen.

Barcelona balik menyerang pada menit ke-15. Philippe Coutinho mendapat peluang untuk membobol gawang Valencia, namun Norberto Neto tampil cekatan mengawal gawangnya.

Pada menit ke-24, Kevin Gameiro mengantarkan Valencia memimpin setelah mendapat operan matang dari Rodrigo Moreno. Gameiro memaksimalkan peluang tersebut untuk menaklukkan Ter Stegen.

Pada menit ke-31, Valencia mendapat tendangan penalti setelah Sergi Roberto melakukan pelanggaran di kotak pertahanan Barcelona. Daniel Parejo yang maju sebagai eksekutor menjalankan tugasnya dengan baik dan membuat Valencia unggul dua gol.

Tertinggal dua gol membuat Barcelona terlecut untuk membuat gol balasan. Pada menit ke-39, Barcelona mendapat tendangan penalti menyusul pelanggaran yang dilakukan Antonio Latorre.

Lionel Messi membuat kedudukan menjadi 1-2. Gol itu membuat skuat Barcelona yakin bisa meraih hasil positif.

Paruh pertama pertandingan berakhir dengan keunggulan Valencia atas Barcelona.

Memasuki babak kedua, Valencia mencari peluang untuk menambah keunggulan mereka. Rodrigo sempat mengancam pada menit ke-60, tetapi Ter Stegen bisa mengantisipasi arah bola.

Pada menit ke-64, Messi mencetak gol keduanya dan membuat kedudukan menjadi seimbang. Setelah gol tersebut, kedua klub bermain dengan hati-hati.

Laga pun berakhir tanpa pemenang. Barcelona dan Valencia berbagi poin setelah mengakhiri laga dengan skor 2-2.

Timnas Indonesia Jadi Jalan Simon McMenemy Melewati Pencapaian Peter Withe

http://816agent.com/

Jakarta - Harapan baru hadir untuk Timnas Indonesia setelah PSSI resmi menunjuk Simon McMenemy sebagai pelatih anyar pada akhir Desember 2018. Namun, tantangan berat harus dihadapi eks juru taktik Bhayangkara FC itu bersama Skuat Garuda.

Babak baru dalam hidup Simon McMenemy dimulai ketika dikenalkan secara resmi sebagai pelatih anyar Timnas Indonesia oleh PSSI pada 24 Januari 2019. Saking girangnya, pelatih berpaspor Skotlandia itu tak ragu menyebut dirinya sangat bergairah menerima kepercayaan ini.

"Suatu kehormatan bisa merepresentasikan Indonesia sebagai pelatih. Walau bukan pilihan favorit suporter, saya pastikan siap bekerja keras dengan jabatan ini. Tidak ada sosok yang lebih bergairah daripada saya untuk pekerjaan ini," kata Simon.

Ketertarikan Simon pada jabatan pelatih Timnas Indonesia sebenarnya sudah ada sejak Oktober 2018. Ketika itu, media menggadang-gadangkan namanya sebagai sosok yang tepat menukangi Stefano Lilipaly dkk. untuk Piala AFF 2018.

Hanya, gayung tak bersambut. PSSI lebih memercayakan amanat tersebut pada Bima Sakti. Meski, pada akhirnya keputusan itu harus disesali PSSI melihat jebloknya pencapaian Timnas Garuda yang hanya sampai fase grup.

PSSI langsung membebani pelatih 41 tahun itu dengan target tinggi. Simon diwajibkan memenuhi tiga misi selama menukangi Timnas Indonesia, yakni meraih gelar Piala AFF 2020, membantu meloloskan ke putaran kedua Pra Piala Dunia 2022, dan mengantarkan Indonesia masuk 120 besar ranking FIFA.

Target yang teramat tinggi buat pelatih yang baru memiliki jam terbang sekali menukangi Timnas Filipina itu. Namun, dengan tegas Simon menjawab tantangan yang diajukan PSSI.

"Ini adalah tugas besar. Saya percaya bisa menemukan kepingan yang hilang untuk membuat Indonesia kompetitif di level Asia. Kita tahu Indonesia memiliki banyak talenta berbakat," tegas Simon McMenemy.
http://816agent.com/


Simon McMenemy menjadi pelatih asal Britania Raya kedua yang pernah menukangi Timnas Indonesia. Sebelumnya, Indonesia pernah diasuh Peter Withe pada durasi 2004-2007.

Prestasi tentu menjadi tujuan nyata ketika PSSI menunjuk Withe. Namun, mantan pemain Aston Villa itu hanya mampu memberikan predikat runner-up untuk Indonesia di pentas Piala AFF.

Dengan adanya komparasi tersebut, setidaknya Simon McMenemy minimal harus bisa membantu Timnas Indonesia menjadi finalis Piala AFF 2020. Andai bisa lebih, pria asal Aberdeen, Skotlandia, itu tentu saja boleh berbangga hati karena melampaui pencapaian kompatriotnya.

Dengan melimpahnya sumber daya pemain yang dimiliki, Simon McMenemy diprediksi tak akan kesulitan menemukan komposisi formasi XI. Apalagi pengalaman dan kejeniusannya sudah terbukti ketika dengan skuat minimalis mampu mengantarkan Timnas Filipina sebagai semifinalis Piala AFF 2010.

Kejutan yang sama dibawanya ketika membantu Bhayangkara FC menjuarai Liga 1 2017. Padahal, ketika itu Bhayangkara FC tergolong pendatang baru di kompetisi Indonesia dengan skuat yang tidak bisa dibilang terlalu mengilap.

"Saya sebagai pelatih utama berjanji akan membuat suporter bangga dengan Timnas Indonesia. Saya harap seluruh suporter mendukung penuh Timnas Indonesia. Tidak ada level permainan yang tidak bisa dicapai. Itu semua sudah saya buktikan bersama Bhayangkara," ucap Simon McMenemy.

Tim Junior Manchester United dan Southampton Jadi Korban Hoax Bom



Tim U-23 Manchester United dan Southampton mendapat ancaman bom pada Jumat (1/2/2019) atau Sabtu dini hari WIB. Namun, informasi itu hanya hoax.

Pemain dan staf kedua tim diminta bergegas naik bus masing-masing dan meninggalkan lokasi setelah bertanding di Leigh Sports Village.

Daily Mail memberitakan, polisi dipanggil ke lokasi usai pertandingan setelah menerima telepon. Aparat kemudian menyisir stadion tapi tidak menemukan apa-apa.

Saksi mata melaporkan, pemain MU dan Southampton masih mengenakan jersey ketika melakukan pencarian.

MU dan Southampton bertanding di Leigh Sports Village pada lanjutan Premier League 2 yang melibatkan tim u-23 dari klub yang bersaing di kasta tertinggi sistem kompetisi sepak bola Inggris.

Meski menurunkan Angel Gomes, Mason Greenwood, dan Tahith Chong, MU U-23 tumbang 0-1 di laga tersebut akibat gol Jonathan Afolabi.

Itu adalah hasil negatif ketiga beruntun MU U-23. Mereka terdampar di peringkat lima klasemen sementara dengan raihan 25 poin dari 16 laga.

Sebaliknya, Southampton makin mantap di puncak tabel lewat perolehan 33 angka dengan jumlah laga sama.